Cara Memperbaiki Bohlam Terbakar dalam Waktu Singkat
Bohlam lampu yang tiba-tiba mati atau terbakar adalah masalah yang sangat umum. Meski begitu, kamu tidak selalu perlu memanggil teknisi listrik. Dengan cara yang tepat, bohlam yang rusak bisa diperbaiki sendiri di rumah hanya dalam sekitar satu menit. Hasilnya, kamu bisa menghemat waktu dan biaya. Berikut penjelasan lengkapnya.
Mengapa Bohlam Bisa Terbakar?
Ada beberapa penyebab utama kenapa bohlam cepat putus atau terbakar:
-
Tegangan listrik terlalu tinggi
Jika tegangan listrik di rumah melebihi batas yang direkomendasikan untuk bohlam, filamen atau rangkaian di dalam bohlam bisa cepat rusak.
-
Terlalu sering menyalakan dan mematikan lampu
Kebiasaan menghidupkan dan mematikan lampu berkali-kali dalam satu hari dapat memicu lonjakan arus listrik kecil berulang kali, yang pada akhirnya memperpendek umur bohlam. -
Koneksi tidak terpasang dengan baik
Jika sambungan di dudukan lampu (fitting) longgar atau tidak terpasang sempurna, bisa terjadi percikan atau panas berlebih yang membuat bohlam terbakar lebih cepat.
Pastikan semua sambungan dan titik solder rapi dan kuat, tetapi selalu matikan listrik terlebih dahulu sebelum menyentuh bagian listrik apa pun. -
Korsleting (short circuit)
Jika bohlam tiba-tiba mati dan tampak hangus, penyebabnya bisa berupa korsleting. Ini terjadi ketika aliran listrik tidak berjalan pada jalurnya yang semestinya, sehingga muncul gesekan listrik dan panas yang sangat kuat pada satu titik.
Dalam kondisi seperti ini, bagian yang bermasalah harus diperbaiki atau diganti.
Penyebabnya bisa bermacam-macam, namun kabar baiknya: bohlam yang sudah terbakar sering kali masih bisa diperbaiki dengan cara sederhana.
Alat yang Dibutuhkan untuk Memperbaiki Bohlam Terbakar
Untuk mencoba memperbaiki bohlam yang rusak, siapkan beberapa peralatan berikut:
- Obeng kecil
- Isolasi listrik (tape isolasi)
- Kabel atau rangkaian LED pengganti
- Tang lancip (tang runcing)
Sebelum mulai, pastikan bohlam sudah dilepas dari sumber listrik. Ini adalah langkah paling penting agar kamu bisa bekerja dengan aman.
Langkah-Langkah Memperbaiki Bohlam Terbakar
Ikuti prosedur sederhana ini untuk memperbaiki bohlam yang terbakar:
-
Putuskan aliran listrik
Matikan sakelar dan, jika perlu, turunkan MCB (sakelar utama) agar tidak ada aliran listrik ke lampu yang akan diperbaiki. -
Lepaskan bohlam dari dudukan
Gunakan obeng kecil jika diperlukan untuk membantu membuka bagian penutup lampu atau fitting.
Hindari menyentuh bagian kaca bohlam yang mungkin masih panas, tunggu hingga benar-benar dingin sebelum dipegang. -
Keluarkan filamen atau rangkaian yang rusak
Setelah bohlam terbuka, gunakan tang lancip untuk menarik keluar filamen atau bagian LED yang sudah putus dari dalam bohlam. Lakukan secara hati-hati agar tidak memecahkan kaca. -
Pasang kabel atau rangkaian LED pengganti
Ambil kabel LED atau rangkaian LED yang sudah kamu beli dari toko listrik atau toko bangunan.
Sambungkan ujung rangkaian pengganti ke titik sambungan yang sebelumnya terhubung dengan filamen lama. -
Kencangkan dan isolasi sambungan
Pastikan sambungan terpasang kuat.
Bungkus area sambungan dengan isolasi listrik agar aman dan tidak terjadi korsleting. Sambungan harus rapat dan tidak ada kabel telanjang yang terlihat. -
Pasang kembali bohlam ke dudukan
Setelah semua terpasang dan terisolasi dengan baik, pasang kembali bohlam ke lampu.
Nyalakan kembali aliran listrik dan coba hidupkan lampu.
Dalam waktu sekitar satu hingga dua menit, bohlam yang tadinya mati bisa menyala kembali jika seluruh langkah dilakukan dengan benar. Sangat cepat dan praktis.
Perbaikan DIY: Hemat, Praktis, tapi Tetap Utamakan Keamanan
Metode ini sering digunakan oleh para teknisi dan sebenarnya cukup sederhana jika dilakukan dengan hati-hati. Keuntungannya:
- Lebih hemat biaya dibanding langsung membeli bohlam baru
- Tidak perlu menunggu atau memanggil teknisi listrik
- Prosesnya cepat dan cukup praktis untuk dilakukan sendiri
Namun, jika kamu merasa ragu, tidak terbiasa dengan pekerjaan listrik, atau kondisi instalasi tampak berbahaya, lebih baik memanggil ahli listrik profesional. Keamanan tetap harus menjadi prioritas utama.


