Herpes Zoster (Culebrilla): Apa yang Terjadi Jika “Mengelilingi” Tubuh?
Fakta Penting yang Banyak Orang Tidak Tahu tentang Culebrilla—dan Mengapa Harus Ditangani Secepatnya
Herpes zoster, yang sering disebut culebrilla atau cacar ular, bukan sekadar ruam biasa. Ruam nyeri yang terasa seperti “ular api” ini terjadi karena virus varisela-zoster (penyebab cacar air) yang pernah ada di tubuh “aktif kembali” setelah lama berdiam di sistem saraf.
Mitos “Culebrilla Memberi Putaran”: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Banyak orang percaya culebrilla bisa “memberi putaran” mengelilingi badan dan itu berbahaya. Mitosnya memang terkenal, tetapi hal yang benar-benar perlu diwaspadai adalah ini:
- Jika tidak ditangani segera, nyeri bisa menjadi sangat hebat.
- Rasa sakit dapat bertahan berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, bahkan setelah ruam membaik (komplikasi nyeri saraf yang menetap).
Intinya: bukan “putarannya” yang menjadi masalah utama, melainkan keterlambatan pengobatan yang meningkatkan risiko nyeri berkepanjangan.

Gejala Herpes Zoster yang Sering Diabaikan
Beberapa tanda yang kerap dianggap sepele padahal khas herpes zoster:
- Nyeri menusuk di satu sisi tubuh (biasanya hanya kanan atau kiri)
- Lepuh kecil yang terasa panas dan perih
- Gatal, rasa terbakar, kulit sangat sensitif saat tersentuh
- Lelah dan rasa tidak enak badan secara umum
Cara Mengobati Herpes Zoster yang Efektif
Perawatan rumahan dapat membantu mengurangi keluhan, tetapi tidak membasmi virusnya. Terapi yang paling efektif adalah:
- Obat antivirus dengan resep tenaga medis, terutama bila dimulai dalam 3 hari pertama sejak gejala/ruam muncul.
Yang Bisa Dilakukan di Rumah untuk Meredakan Gejala
Untuk membantu kenyamanan selama pemulihan, Anda bisa mencoba:
- Kompres dingin
- Mandi oatmeal (havermut)
- Gel lidah buaya (aloe vera)
- Pereda nyeri umum, sesuai anjuran yang tepat
Peringatan Penting: Kapan Harus Segera ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika:
- Ruam muncul dekat mata
- Nyeri terasa sangat berat
- Anda diabetes
- Usia di atas 50 tahun
Kondisi-kondisi ini memerlukan penanganan cepat untuk menurunkan risiko komplikasi dan mempercepat pemulihan.


